Upaya Pencegahan dan Penurunan Stunting di Nagari Padang Laweh Malalo

Dana Desa tahun 2025 di Nagari Padang Laweh Malalo dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program Pencegahan dan Penurunan Stunting. Pemerintah nagari menyadari bahwa stunting bukan sekadar permasalahan tinggi badan anak yang tidak sesuai usia, tetapi juga cerminan dari kondisi gizi, kesehatan, dan kesejahteraan keluarga. Oleh sebab itu, sebagian alokasi Dana Desa difokuskan untuk kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Penyuluhan bagi bayi, balita, dan ibu hamil sebagai langkah nyata untuk menekan angka stunting di tingkat nagari.

Kegiatan Pemberian Makanan Tambahan berupa PMT Penyuluhan ini dilaksanakan di empat Posyandu yang tersebar di empat jorong, yakni Posyandu Suka Menanti di Jorong Tanjung Sawah, Posyandu Kasih Ibu Jorong Tangah XX, Posyandu Fortuna di Jorong Padang Laweh  dan Posyandu Permata Bunda di Jorong Rumbai. Program ini dilaksanakan oleh Pemerintah Nagari Padang Laweh Malalo dengan dukungan aktif dari kader posyandu, KPM, TP PKK dan UPT. Puskesmas Batipuah selatan serta pendampingan dari Pendamping Desa Kecamatan Batipuah Selatan


 





Alokasi anggaran tahun 2025 digunakan secara efektif dan efisien untuk menyediakan makanan tambahan bergizi bagi bayi, balita, dan ibu hamil di seluruh posyandu diwilayah nagari dengan Jumlah sasaran sebanyak 89 sasaran dengan rincian ibu hamil sebanyak 4 orang dan balita sebanyak 85 Orang.

Pelaksanaan kegiatan tidak hanya sebatas pemberian makanan tambahan, tetapi juga diiringi edukasi kepada para ibu hamil dan orang tua balita mengenai pola makan sehat, pentingnya imunisasi, ASI eksklusif, serta kebersihan lingkungan.Setiap posyandu melakukan pemantauan pertumbuhan anak secara rutin agar intervensi dapat dilakukan lebih cepat jika ditemukan kasus gizi kurang. Melalui kegiatan ini, masyarakat menjadi lebih sadar akan pentingnya pemenuhan gizi sejak dini untuk mencetak generasi yang sehat dan cerdas.

Kegiatan Pemberian Makanan tambahan  ini menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Nagari Padang Laweh Malalo dalam membangun sumber daya manusia unggul. Dengan pendampingan yang baik, pelaksanaan yang transparan, serta partisipasi aktif masyarakat, program PMT ini terbukti membawa dampak positif terhadap kesehatan ibu dan anak. Inisiatif ini menjadi contoh inspiratif bahwa Dana Desa bukan hanya untuk pembangunan f isik, tetapi juga investasi penting bagi masa depan generasi nagari.

 

Komentar